Cara Mudah Buat Aplikasi Google Chrome

teukufarhan.com – Jika Anda pengguna browser google chrome mungkin familiar dengan ekstensi google chrome. Dengan menggunakan ekstensi google chrome Anda muda terhubung dengan aplikasi-aplikasi pihak ketiga sehingga Anda bekerja lebih produktif tanpa perlu membuka website yang dituju. Cukup klik lambang Icon aplikasi tersebut di pojok kanan sebelah kolom URL, dan….Aplikasi bisa langsung digunakan. Nah..berikut ini adalah trik sederhana cara membuat aplikasi Google Chrome. Hanya dengan 2 modal yakni Script manifest.json dan Icon ukuran 128×128 px, anda sudah dapat membuat aplikasi chrome sehingga dapat diakses dimanapun oleh pengguna chrome. Langsung saja, berikut langkah-langkahnya :

  • Buat Icon ukuran 128×128 px dengan Format .PNG, saya membuatnya menggunakan aplikasi Adobe Photoshop. Hasilnya seperti ini :

Tips : Anda bisa download gratis icon-icon keren dengan format .psd disini.

 

  • Buat script dengan nama : manifest.json (ingat,gunakan ekstensi file .json). Salin dan tempel kode berikut ini ke dalam notepad, pastikan simpan dengan nama : manifest.json (pastikan ekstensi filenya .json)
{
 "name": "Nama Aplikasi, misal : Radio MIT Aceh",
 "description": "Keterangan Aplikasi",
 "version": "1.0.0",
 "manifest_version": 2,
 "icons": {
 "128": "namaicon.png"
 },
 "app": {
 "urls": [
 "http://alamatwebsiteyangdituju"
 ],
 "launch": {
 "web_url": "http://alamatwebsiteyangdituju"
 }
 }
 }

Tips : Anda bisa gunakan aplikasi Notepad untuk membuat script ini.

  • Simpan file Icon dan Script JSon ke dalam satu folder
  • Untuk mencoba  Aplikasi secara Internal di browser Google Chrome Anda, Caranya Anda bisa klik : Menu – Tools – Extensions – Centang Developer Mode – Load Unpacked Extension – Cari Folder tempat menyimpan file diatas – Ok – Selesai – Aplikasi sudah terpasang di browser Google Chrome Anda.
  • Untuk menyimpan di server Google Chrome Apps Store, upload melalui link ini : https://chrome.google.com/webstore/developer/update?hl=en
  • Selamat mencoba :)

 

Referensi : OMGChrome

Doa setelah Shalat Dhuha

Doa ini direkomendasikan dibaca setelah shalat dhuha, coba perhatikan, hayati arti dan susunan kalimatnya,makna doa ini sungguh luar biasa.

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL
BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA.

ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-
AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU,
WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHALIHIN.

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, Kekuatan-Mu, dan Kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.

Posted by @teukufarhan

Intoleransi menurut KH.Hasyim Muzadi

Foto : ucanews.com

Isi pernyataan KH. Hasyim Muzadi, mantan Ketua PBNU ini, saya kira sangat penting di tengah kebingungan umat Islam Indonesia yang selalu dipojokkan oleh pemikiran-pemikiran menyimpang sebagian rakyat Indonesia, bahkan diantara mereka adalah orang-orang yang ingin mengadu domba persatuan rakyat Indonesia yang selama ini selalu berjalan harmonis berkat Pancasila sebagai tiang negara dan Bhinneka tunggal ika, mereka mengadu domba dengan isu Intoleransi yang hanya mengarah kepada pemeluk agama Islam saja, isu SARA dan bertopeng HAM, dengan memberikan komentar-komentar provokatif dan pembodohan di berbagai media nasional ternama sehingga sebagian umat Islam dan non muslim ikut terprovokasi oleh ajakan para pengkhianat dan provokator bayaran recehan ini. Bangsa Indonesia memiliki identitasnya sendiri yang tidak perlu disamakan dengan bangsa lain, mereka penjiplak identitas bangsa lain agar diterapkan di Indonesia adalah para pengkhianat bangsa yang ingin memecah belah persatuan bangsa Indonesia yang selama ini belum bisa dipecah belah baik dengan isu terorisme, isu intoleransi beragama, isu SARA, isu HAM, mereka menjual identitas bangsa dengan recehan dan kesenangan sesaat. Waspadalah, mereka berada di sekeliling kita, mereka berasal kalangan poliTikus, seniman, pegawai negri, pejabat, polisi, tentara, presiden, menteri, artis bahkan masyarakat biasa. Saya bersyukur, masih ada ulama yang mampu tegas dan mampu memberi arahan kepada umat dengan pernyataannya tentang isu Intoleransi.

Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi:

KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU  ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

“Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia.

Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH, memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam, namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adl lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu mlkkan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak, kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia dan Norwegia, yg tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawinan Sejenis. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhir’a kmbl kpd bngsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas, membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme”. [sa/islampos/tribunnews]

sumber : islampos.com

Daftar Blog, Media Sosial Tokoh Indonesia

TeukuFarhan.com – Dalam berbagai kesempatan di berbagai forum yang didalamnya ada tokoh-tokoh masyarakat yang saya kagumi, saya selalu membiasakan diri untuk berkomentar dan memberikan saran agar tokoh-tokoh masyarakat ini tidak hanya aktif di dunia nyata tapi aktif juga di dunia maya. Kenapa dunia maya, karena sebagian besar generasi yang melanjutkan nasib bangsa adalah pemuda dan pemuda merupakan warga terbanyak dalam komunitas dunia maya atau internet. Apa yang terjadi jika pemuda tidak memiliki teladan dan hanya bergantung kepada sesamanya jika punya masalah. Seharusnya tokoh masyarakat atau siapapun yang memiliki pengaruh di lingkungan sekitarnya juga hadir di dunia maya, apalagi dengan zaman yang semakin cepat ini, waktu semakin sempit sehingga waktu yang tersedia untuk bertatap muka semakin sulit maka terhubung dengan komunitas pengguna di dunia maya adalah solusi untuk dapat berinteraksi jangan hanya sekedar tempal tempel baliho dengan foto wajah sebesar gajah saja. Saya menyebutnya Keterbukaan Interaksi Publik. Saya pernah tulis terkait peran pemimpin negri di media sosial, tulisan ini saya buat beberapa minggu sebelum pak bambang merilis akun twitter resminya, bisa dibaca disini. Kita jangan terjebak dengan hal-hal formal yang sebagian justru memperburuk keadaan tapi lakukanlah terobosan-terobosan baru dalam bersosial. Dengan hadirnya tokoh masyarakat di internet maka publik terasa makin dekat dengan para tokoh ini, siapa lagi yang bisa menjadi panutan selain tokoh-tokoh masyarakat ini, jangan sampai di internet ini orang yang menjadi tokoh panutan, tempat mereka mengadu dan bertanya itu adalah tokoh-tokohan yang justru menjerumuskan pemuda ke dalam jurang kebodohan dan mengakibatkan nasib bangsa di masa mendatang semakin rusak. Web pribadi ini penting untuk mengkonfirmasi akun media sosial resmi seseorang, berbeda dengan orang yang hanya memiliki akun media sosial tanpa blog/web pribadi karena untuk mengkonfirmasi akun asli media sosial mereka, kita mesti cek ricek langsung ke akunnya atau bertanya kepada orang lain yg bisa dipercaya. Jadi blog pribadi sebenarnya wajib bagi setiap pengguna Internet apalagi yang sudah dianggap tokoh oleh masyarakat, selain sebagai sumber berita dan informasi lengkap mengenai mereka juga sebagai sumber akun media sosial asli mereka, karena biasanya akun media sosial punya tokoh ini banyak yang dipalsukan. Berikut ini saya merangkum alamat website dan media sosial tokoh-tokoh masyarakat menurut saya pribadi, saya anggap tokoh yang bisa dijadikan panutan bagi pemuda baik itu tokoh di tingkat nasional dan lokal (sebenarnya tokoh nasional itu relatif sih…banyak tokoh lokal yang jauh kapasitasnya diatas tokoh nasional yang jarang diliput media,biasanya dianggap tokoh nasional karena sering muncul di tv,koran, padahal pusat televisi indonesia itu ada di jakarta, jadi biar ga capek ke daerah dipilihlah narasumber dari pusat pemerintahan, coba kalau pusat pemerintahan indonesia ada di Kalimantan atau Aceh tentu akan berbeda…hehe…). Sebenarnya banyak tokoh masyarakat yang aktif di internet, tapi daftar yang saya rilis disini terbatas hanya bagi tokoh masyarakat yang punya website dan akun twitter saja biar simpel soalnya ga sempat survei mendalam, jika ada akun resmi lain silahkan tambah. Selain tokoh masyarakat, juga ada sebagian alamat web dan media sosial pemuda Indonesia yang aktif dalam berbagai komunitas masyarakat yang positif dan produktif. Mohon maaf ya kalau gelarnya ga disebut, silahkan kunjungi saja websitenya jika ingin tahu gelar mereka. Alamat web dan akun media sosial sudah saya uji tautannya. Silahkan tambah jika ada yang belum saya sebut. Semoga bermanfaat.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Manusia Mati Meninggalkan Buku dan Blog Pribadi” <—maksa dikit…harap maklum :)

Muhammad Jusuf Kalla | Web : www.jusufkalla.info | Twitter : @Pak_JK

Susilo Bambang Yudhoyono | Web : www.presidenri.go.id <—punya negara,blum punya web pribadi :) | Twitter : @SBYudhoyono

Jimly Ash Shiddiqie | Web : www.jimly.com  | Twitter : @JimlyAs

Anies Baswedan | Web : www.aniesbaswedan.com | Twitter : @AniesBaswedan

Mahfud MD | Web : www.mahfudmd.com | Twitter : @MohMahfudMD

Yusril Ihza Mahendra | Web : http://yusril.ihzamahendra.com | Twitter : @Yusrilihza_Mhd

Yusuf Mansur | Web : www.yusufmansur.com | Twitter : @Yusuf_Mansur

Mawardi Hasan | Web : www.mawardihasan.com (Bukan walikota Banda Aceh ya, tapi guru saya, presiden Acehnet.org dan utusan mewakili kerajaan Aceh yg diundang saat pertemuan raja-raja nusantara di Bandung, acara ini diselenggarakan oleh Raja Samu-Samu ) | Twitter : Anti Twitter beliau…hehe… Fb aja ya : facebook.com/mawardibinhasan

Syamsul Rijal | Web : www.syamsulrijal.com (Bukan rektor Universitas Syiah Kuala ya..hehe..tp salah satu guru saya juga, Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Ar Raniry, Ketua BKM Masjid Syuhada) | Twitter : @SyamsulRijal7

Nazaruddin Musa | Web : www.nazaruddin.com (Awas..pikirannya jgn ke bukan nazar koruptor ya…:) beliau sobat saya, pustakawan teladan nasional asal Aceh | Twitter : @NazarMusmar

itu aja sementara yang ingat….siapa lagi ya….ntar update lagi ah…mau jemput anak dan shalat jumat dulu

[WebApps] IntoDNS : Periksa Kondisi DNS dan Mail Server

TeukuFarhan.com | IntoDNS dapat memeriksa kesehatan, konfigurasi, menyediakan laporan DNS dan melaporkan kondisi mail server. Kondisi DNS berbeda antar IP atau wilayah, boleh jadi pada masa propagasi DNS, situs Anda sudah aktif di negara lain tapi di Indonesia belum aktif karena masih dalam masa propagasi (penyebaran,perpindahan atau migrasi) DNS. Pada website ini kita dapat melihat secara lengkap kondisi DNS, jika masih ada status warna merah/error maka kita dapat melaporkan kepada pihak provider untuk memperbaikinya. Selamat mencoba. /tf

[Infographic] Dunia Pendidikan Digital

Pendidikan Digital adalah Industri $7 Triliun, dahsyat, jadi jangan pandang remeh dunia pendidikan, lucunya…kesan sebagian orang ketika mendengar kata pendidikan selain simpati adalah sering dikasihani, jadi objek penderita, sampai-sampai produk jahat racun pembunuh massal pun diamini jika terlibat membantu pendidikan seperti beasiswa-beasiswa perusahaan rokok yang nyatanya digunakan untuk menjaga citra produknya untuk terus konsisten merusak kualitas kesehatan generasi muda Indonesia. Kita lihat anggaran pendidikan dimana-mana besar tapi kenapa tidak mampu membuat yang kualitas pendidikan bertambah? mungkin karena 7 Triliun Dollar tadi, pendidikan hanya sekedar dijadikan proyek kepentingan pribadi tak ubahnya proyek fisik. Padahal jika dananya benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan fasilitas untuk yang dididik tentu bangsa ini akan lebih cepat maju, jadi prestasi pemerintah sekarang bukanlah apa-apa, kalau memang ada prestasi, coba bayangkan jika negeri ini di pimpin oleh orang yang tepat, cepat, berani, sederhana dan tegas maka tentu ratusan kali lipat lebih baik dari kondisi sekarang, inilah akibat uang negara yang tidak berkah, tidak berkah tidak menambah manfaat karena dikorup. Dana besar tapi mubazir.

The State of Digital Education Infographic

Created by Knewton and Column Five Media