Tips Jitu Melindungi Data Elektronik by: @Lemsaneg_RI

Tips Keamanan Data Pada Telepon Seluler by: @Lemsaneg_RI

Lemsaneg = Lembaga Sandi Negara

[Internet] Begini Caranya Agar Facebook Bebas dari Iklan

Kebijakan iklan Facebook memang tidak sesuai dengan budaya ketimuran kita, maklum saja karena mereka aturan mereka sudah ditetapkan seperti itu karena bangsa mereka miskin tatakrama dan budaya sehingga segalanya serba bebas tanpa batas, termasuk dalam menampilkan iklan. Aneh juga ya, mereka yang menyuruh orang lain agar toleran tapi mereka sendiri tidak toleran dan menghormati budaya orang lain dengan tetap menampilkan iklan-iklan yang dapat merusak moral generasi muda. Demi mengejar profit perusahaan mereka meraup laba tanpa peduli bahwa iklan-iklan yang mereka tampilkan dapat menjadi pintu masuk generasi muda ke dalam pemanfaatan negatif terhadap Internet.

Untuk mengatasi tampilnya sampah-sampah iklan pada facebook, setiap browser bisa memblokirnya, baik browser Mozilla Firefox, Google Chrome. Dengan cara menginstall aplikasi tambahan ke dalam browser. Aplikasi tambahan, pada firefox dinamakan Add-Ons dan pada Google Chrome dinamakan Extensions atau Google Chrome Web Store. Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk menginstall aplikasi Facebook Ad Blocker / Blokir Iklan Facebook pada Browser Firefox :

1. Cari menu Add-Ons atau Google Chrome Web Store pada Google Chrome

2. Cari Aplikasi : Facebook Ad Blocker

3. Ada banyak pilihan, saya sudah menguji dan memilih aplikasi : Ad-Bye For Facebook dan Facebook Cleaner.

4. Pilih salah satu atau keduanya. Install. Restart

5. Aplikasi sudah otomatis terpasang dan kini akun Facebook Anda sudah bebas dari iklan.

Industri Halal dan Kreatif

Kreatif saja tidak cukup. Setiap negara punya identitasnya masing-masing apalagi Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar dan memiliki suku, budaya paling banyak di dunia. Negara ini secara perlahan mulai kehilangan identitas, dengan “diorbitkan”nya artis-artis lokal atau non-Indonesia yang lahir di Indonesia menjadi artis yang go international. Go International dengan menggadaikan budaya ketimuran dan menodai marwah bangsa muslim terbesar dunia. Sesungguhnya inilah puncak kedunguan ketika budaya ketimuran digadaikan demi popularitas semu dan murahan. Kenapa semu dan murahan? karena yang mereka tampilkan bukanlah akar budaya mereka sendiri, mulai dari cara berpakaian, sikap, kata-kata yang disampaikan, cara mereka menyampaikan pesan menunjukkan betapa ringannya mereka menginjak-nginjak nilai-nilai ketimuran yang luhur. Ini sama saja mengkhianati perjuangan para ulama dan pejuang kemerdekaan yang membela tanah air dengan nyawa tapi dibalas dengan meracuni generasi muda dengan budaya-budaya asing yang negatif dan mereka bangga hidup dengan cara seperti itu. Padahal budaya asing yang mereka tiru itu jauh dari nilai-nilai positif seperti yang ditanamkan oleh nenek moyang kita. Budaya kita jauh lebih beradab dibanding mereka. Pada masa silam, peradaban Islam jauh lebih maju dibanding peradaban barat. Saat peradaban barat mengajak kaumnya merendahkan anggota tubuhnya sendiri dengan menggunakan pakaian serba minim bahkan sering bahagia tanpa berpakaian, hobi mabuk-mabukan, peradaban Islam mengajak kaumnnya menutup anggota tubuhnya yang terhormat dan melarang mabuk-mabukan. Saat peradaban barat menganggap pola pikir kreatif tanpa batas sehingga melanggar norma-norma sosial dan tidak beradab itu juga termasuk kreatif bagi mereka, peradaban Islam sejak 14 abad silam mengatur kreatifitas dengan tetap menjaga nilai-nilai positif dan beradab, halal dan benar caranya. Inilah yang saya maksud, Industri halal mesti diiringi dengan industri kreatif, jangan sampai kecolongan lagi, bangsa ini sudah puluhan tahun kecolongan karena tidak menjaga dan percaya diri identitasnya sendiri. Identitas hanya milik satu kepulauan dan suku tertentu saja, menghalalkan segala cara demi kebahagiaan bangsa lain walau bangsa sendiri menderita. Kreatifitas yang dicapai tanpa cara dan sumber yang halal hanyalah kreatifitas semu yang hanya mewariskan benih-benih generasi muda yang miskin identitas dan kelak menjadi penghancur bangsanya sendiri. Jika bangsa ini sadar dan menjaga identitasnya sendiri maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar karena identitasnya tidak dimiliki oleh bangsa lain dan menjadi model bagi bangsa lain. Carilah identitas diri, selami sejarah daerah masing-masing, dalami ibadah, kamu akan menemukan harta karun peradaban tak ternilai yang telah diwariskan oleh para leluhur. Jangan khianati mereka, jangan khianati pula panutanmu Rasulullah saw, manusia terbaik sepanjang zaman, yang nafas terakhirnya masih saja memikirkan kita dan sempat berucap…ummatku…ummatku…ummatku…peliharalah shalat dan orang lemah diantaramu, dan jangan pula kita sampai khianati amanah dari Allah swt, Yang Maha Pencipta, Yang Maha Kreatif, amanah untuk beribadah dan menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi makhluk seisi alam ini.

Cara Mudah Buat Aplikasi Google Chrome

teukufarhan.com – Jika Anda pengguna browser google chrome mungkin familiar dengan ekstensi google chrome. Dengan menggunakan ekstensi google chrome Anda muda terhubung dengan aplikasi-aplikasi pihak ketiga sehingga Anda bekerja lebih produktif tanpa perlu membuka website yang dituju. Cukup klik lambang Icon aplikasi tersebut di pojok kanan sebelah kolom URL, dan….Aplikasi bisa langsung digunakan. Nah..berikut ini adalah trik sederhana cara membuat aplikasi Google Chrome. Hanya dengan 2 modal yakni Script manifest.json dan Icon ukuran 128×128 px, anda sudah dapat membuat aplikasi chrome sehingga dapat diakses dimanapun oleh pengguna chrome. Langsung saja, berikut langkah-langkahnya :

  • Buat Icon ukuran 128×128 px dengan Format .PNG, saya membuatnya menggunakan aplikasi Adobe Photoshop. Hasilnya seperti ini :

Tips : Anda bisa download gratis icon-icon keren dengan format .psd disini.

 

  • Buat script dengan nama : manifest.json (ingat,gunakan ekstensi file .json). Salin dan tempel kode berikut ini ke dalam notepad, pastikan simpan dengan nama : manifest.json (pastikan ekstensi filenya .json)
{
 "name": "Nama Aplikasi, misal : Radio MIT Aceh",
 "description": "Keterangan Aplikasi",
 "version": "1.0.0",
 "manifest_version": 2,
 "icons": {
 "128": "namaicon.png"
 },
 "app": {
 "urls": [
 "http://alamatwebsiteyangdituju"
 ],
 "launch": {
 "web_url": "http://alamatwebsiteyangdituju"
 }
 }
 }

Tips : Anda bisa gunakan aplikasi Notepad untuk membuat script ini.

  • Simpan file Icon dan Script JSon ke dalam satu folder
  • Untuk mencoba  Aplikasi secara Internal di browser Google Chrome Anda, Caranya Anda bisa klik : Menu – Tools – Extensions – Centang Developer Mode – Load Unpacked Extension – Cari Folder tempat menyimpan file diatas – Ok – Selesai – Aplikasi sudah terpasang di browser Google Chrome Anda.
  • Untuk menyimpan di server Google Chrome Apps Store, upload melalui link ini : https://chrome.google.com/webstore/developer/update?hl=en
  • Selamat mencoba :)

 

Referensi : OMGChrome

Doa setelah Shalat Dhuha

Doa ini direkomendasikan dibaca setelah shalat dhuha, coba perhatikan, hayati arti dan susunan kalimatnya,makna doa ini sungguh luar biasa.

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL
BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA.

ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-
AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU,
WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHALIHIN.

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, Kekuatan-Mu, dan Kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.

Posted by @teukufarhan

Intoleransi menurut KH.Hasyim Muzadi

Foto : ucanews.com

Isi pernyataan KH. Hasyim Muzadi, mantan Ketua PBNU ini, saya kira sangat penting di tengah kebingungan umat Islam Indonesia yang selalu dipojokkan oleh pemikiran-pemikiran menyimpang sebagian rakyat Indonesia, bahkan diantara mereka adalah orang-orang yang ingin mengadu domba persatuan rakyat Indonesia yang selama ini selalu berjalan harmonis berkat Pancasila sebagai tiang negara dan Bhinneka tunggal ika, mereka mengadu domba dengan isu Intoleransi yang hanya mengarah kepada pemeluk agama Islam saja, isu SARA dan bertopeng HAM, dengan memberikan komentar-komentar provokatif dan pembodohan di berbagai media nasional ternama sehingga sebagian umat Islam dan non muslim ikut terprovokasi oleh ajakan para pengkhianat dan provokator bayaran recehan ini. Bangsa Indonesia memiliki identitasnya sendiri yang tidak perlu disamakan dengan bangsa lain, mereka penjiplak identitas bangsa lain agar diterapkan di Indonesia adalah para pengkhianat bangsa yang ingin memecah belah persatuan bangsa Indonesia yang selama ini belum bisa dipecah belah baik dengan isu terorisme, isu intoleransi beragama, isu SARA, isu HAM, mereka menjual identitas bangsa dengan recehan dan kesenangan sesaat. Waspadalah, mereka berada di sekeliling kita, mereka berasal kalangan poliTikus, seniman, pegawai negri, pejabat, polisi, tentara, presiden, menteri, artis bahkan masyarakat biasa. Saya bersyukur, masih ada ulama yang mampu tegas dan mampu memberi arahan kepada umat dengan pernyataannya tentang isu Intoleransi.

Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi:

KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU  ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

“Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia.

Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH, memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam, namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adl lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu mlkkan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak, kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia dan Norwegia, yg tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawinan Sejenis. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhir’a kmbl kpd bngsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas, membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme”. [sa/islampos/tribunnews]

sumber : islampos.com