BIAR KAYA ASAL BAHAGIA :)

Kaya, siapa yang tidak ingin kaya kecuali mereka yang tidak ingin. Saya pernah mendengar motto yang sangat menggugah dari salah satu artis idola saya, seorang da’i sekaligus pengusaha sukses, Abu Syauqi. “Shaleh Mulia, Kaya Terhormat, Cerdas Bermanfaat”. Ya, orang kaya dihormati. Bukan saja karena kekayaannya yang bisa membuat mata terbelalak tapi kerja keras atau kisah sukses sebelum orang kaya menjadi kaya. Berapa banyak orang-orang yang bercita-cita menjadi kaya, pada masa dia miskin, dia dilecehkan, diacuhkan bahkan dipandang sebelah mata dan anehnya sebagian perlakuan tersebut dilakukan oleh orang-orang terdekatnya maupun sahabat-sahabat terdekatnya yang selama ini menjalin hubungan yang baik dengannya. Saya punya trik untuk menilai karakter asli seseorang baik keluarga atau sahabat terdekat anda, begini…coba anda tawarkan sebuah peluang usaha yang menjanjikan uang melimpah yangsebelumnya sudah anda cermati dan mungkin terjadi, kemudian anda tawarkan kepada mereka yang mungkin sebelumnya pernah gagal dalam bisnis atau mendengar kegagalan orang yang berbisnis. Percaya atau tidak disitulah sikap asli mereka keluar. Sebelumnya mungkin anda berteman baik dengannya, tapi setelah itu anda akan dicap sebagai penjebak atau orang yang suka memanfaatkan orang lain. Logika mereka hilang, padahal temannya bermaksud baik untuk memberikan sebuah peluang usaha kepada mereka yang seharusnya ditanggapi positif oleh mereka bukan malah menjauhi,mencaci maki maupun melecehkan mereka.

Ironis, kenapa ini bisa terjadi. Saya menyimpulkan dari berbagai pengalaman hidup orang-orang kaya yang saya kenal langsung maupun melalui tulisan-tulisan. Di Indonesia khususnya, ternyata kita tidak pernah dididik untuk menjadi KAYA, kita semenjak kecil jarang sekali mendapatkan pengetahuan dan belajar tentang UANG. UANG dianggap sebagai  sesuatu yang agung sehingga banyak respon “nggak mungkin” padahal uang cuma benda mati yang tidak perlu kita kejar namun kita harus membuat uang mengejar kita…UANG itu nggak ada kekuatan apa-apa cuma benda mati yang digunakan sebagai alat tukar, 1,100 Milyar itu cuma angka, cuma receh di mata Allah swt, seharusnya kita harus menggangap uang juga seperti itu, Kalo kita bercita-cita punya uang 1 Milyar dalam 1 tahun, sah-sah saja, tinggal konsisten request ke Allah dan buat perencanaan yang baik dan jalankan dengan jalan yang halal,  ada juga yang menganggap akan datang dengan sendiri jika sudah menyelesaikan pendidikan tinggi, sehingga uang seringkali dikaitkan dengan pendidikan tinggi. Semakin tinggi pendidikan, uang semakin banyak. Kenyataannya 90% orang-0rang terkaya di Dunia adalah mereka yang tidak mengenyam pendidikan tinggi bahkan drop out dan dianggap bodoh di sekolah. Menjadi PNS adalah cita-cita terbesar mereka -menurut sebagian orang tua kita-, kita merasa hidup sudah merdeka ketika sudah lulus PNS. Coba tanya, berapa orang PNS murni tanpa memiliki bisnis lain bisa kaya raya, oleh karena itu timbullah budaya korupsi yang sulit sekali dihilangkan karena sudah mengakar. Saya bukan menyatakan kalo PNS bukan cita-cita mulia, sebagian guru-guru kita adalah PNS dan pekerjaan mereka mulia sekali sehingga sekarang kita bisa membaca,menghitung, dsb.


Saya hanya ingin mengkritisi kenapa di Indonesia pengetahuan tentang UANG hampir sama sekali tidak kita dapatkan, di bangku SD kita hanya diberikan pelajaran menghitung uang bukan BAGAIMANA MENCIPTAKAN UANG. Makanya jangan heran, bagi sebagian muslim, mereka curiga ketika mendengar kata-kata UANG dan langsung dikaitkan dengan Mereka yang bicara masalah uang adalah orang-orang sudah terbuai dan tertipu dengan Kenikmatan Dunia dan Melupakan Akhirat. Kalau kita lihat orang pakai mobil Mercy, tidak pernah terfikir oleh kita jika kita suatu saat ingin punya mobil Mercy, yang terfikir oleh kita adalah tega-teganya orang ini pakai Mercy. Padahal Nabi saw pernah berkata ” Manusia terbaik adalah mereka yang mengejar akhirat tanpa mengabaikan dunia”. Kita harus jangan menganggap kemewahan itu melelehkan tapi justru membuat kita nyaman sehingga kita bisa lebih produktif. Bayangkan anda tidur di ruangan ber AC, maka tidur akan akan lebih maksimal dan lebih nyenyak. Anda pergi dengan Mobil lebih baik dari pada anda pergi dengan motor, terkena debu apalagi kalo kehujanan. Ingat, Rasulullah itu orang mudah yang kaya raya , dalam usia 25 tahun beliau sanggup memberi mahar untuk Khadijah sebesar 100 onta (Rp.1 Milyar, harga onta sekitar @Rp.10 jt).

Sebuah tulisan yang sangat menggugah yang ditulis oleh Anis matta, “Pandangan Islam terhadap Harta” menggetarkan hati saya. Disebutkan “INDIKATOR KESHALEHAN ATAU KEBURUKAN MASYARAKAT APABILA UANG ITU BEREDAR LEBIH BANYAK DI TANGAN ORANG-ORANG JAHAT MAKA ITU INDIKASI BAHWA MASYARAKAT ITU RUSAK. APABILA UANG ITU BEREDAR DI KALANGAN ORANG-ORANG SHALEH MAKA ITU INDIKASI BAHWA MASYARAKAT ITU SEHAT. Kenapa umat Islam dianggap bodoh,terbelakang dan miskin. Karena yang menguasai kekayaan di Dunia adalah orang-orang jahat dan muslim yang keislamannya belum mantap. Jadi, kita sebagai orang-orang baik berdosa jika membiarkan kekayaan dikuasai oleh orang-orang jahat padahal kita juga mampu seperti mereka karena kita memiliki Allah yang maha Kaya. Kenapa kita miskin, karena kita tidak belajar masalah uang. pandangan kita tentang kekayaan harus dirubah dari “Biar miskin asal bahagia menjadi BIAR KAYA ASAL BAHAGIA”.Anda bisa download tulisan sellengkapnya disini.

Jangan heran ekonomi dunia saat ini kacau balau karena yang menguasai ekonomi dunia adalah orang-orang tidak baik dan Indonesia juga menjadi negara terbelakang, karena yang menguasai ekonomi Indonesia adalah orang-orang yang tidak baik. Lihat saja, daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia, pemilik 3 merek rokok nasional terpampang disana. Masyarakat tidak tahu, dibalik topeng-topeng beasiswa dan program sosial yang diberikan oleh perusahaan rokok tersebut, salah satu dari mereka membuat sebuah tempat judi mewah di Las Vegas.

Kita semua sepatutnya bertanggung jawab atas hal tersebut terjadi karena suatu saat kita memiliki kesempatan untuk kaya namun kita mengabaikannya akhirnya orang-orang jahatlah yang berkuasa. Saya memiliki impian, ingin mempersembahkan terbaik untuk sesama dimulai dari keluarga, saya ingin memasukkan anak saya ke sekolah terbaik di dunia, jika anggota atau ibu saya sakit saya ingin dirawat di rumah sakit terbaik di dunia, saya ingin menciptakan lapangan pekerjaan yang luas, saya ingin Muslim disegani di Mata Dunia karena mereka menguasai 95% UANG yang beredar di dunia, dan masih banyak lagi impian yang lain…bermimpilah besar maka kamu akan mendapat yang besar….bermimpilah yang kecil maka kamu akan mendapat yang kecil lagian apa ruginya bermimpi besar, kelak jika Allah menilai kita sudah layak untuk mendapatkan kekayaan yang melimpah, kita sudah siap dengan semua rencana kita. Bukan begitu….

Ketika suatu saat ada teman kita yang menawarkan peluang usaha untuk kaya, jangan dulu ditanggapi negatif, cermati dan tanggapi dengan positif, lagipula apa ruginya bersikap positif selalu. Sikap negatif hanya akan memperburuk kehidupan anda. Dengan bersikap negatif, anda akan rugi 2 hal, teman dan kesempatan untuk kaya, dengan bersikap positif minimal anda mendapatkan 3 hal, pahala, hubungan pertemanan yang baik dan kesempatan untuk kaya raya. Dan jangan pernah berhenti belajar dan berusaha, saya kadang memimpikan bagaimana caranya saya agar sering gagal, karena salah satu rahasia orang ternyata makin sering gagal semakin cepat anda menuju kesuksesan./far

Oleh : T. Farhan Alian, S.Kom
di Banda Aceh

==ADVERTISING==
Klik Disini

3 thoughts on “BIAR KAYA ASAL BAHAGIA :)

  1. ASSALAMUALAIKUM WR WB..
    Mas FARHAN.. Keluarga saya sudah belasan tahun dililit utang riba yg tak kunjung2 habis.. Semua aset terkikis.. Yg tersisa rumah kecil yg kami tempati.. Utang mulai lagi membengkak 100_an juta rupiah.. Saya ngeri.. Mungkin Mas FARHAN ada solusi buat kami.. Utang riba ini benar2 membuat kami tak bisa berbuat apa2.. Penghasilan kami dirampas tanpa kasihan.. Itu pun masih kurang, terpaksa kami menggali utang lagi utk mencukupi yg harus kami bayar tiap bulannya..

  2. Saya sedih melihat kedua Orang Tua saya yg di usianya yg beranjak tua, tak pernah menikmati penghasilan. Malah harus susah payah menggali utang baru.. Pendapatan kami anak2nya belum mampu byk membantu.. Dalam DOA-DOA, saya begitu ingin ALLAH SWT menjadikan saya anak yg berguna, membebaskan Orang Tua saya dari deraan utang ini.. Saya ingin wajah2 mereka yg sangat sering murung, bisa ceria di hari tuanya. Mohon solusi Mas FARHAN, apa yg hrs saya perbuat.

    @Ahmad Ifan

    Waalaikumsalam warahmatullah. Pertama, saya turut prihatin atas ujian yang diberikan oleh Allah swt kepada keluarga mas ahmad. semoga mas ahmad dan keluarga tabah menjalani cobaan ini. Saya punya keyakinan dan ini dialami oleh orang-orang luar biasa yakni, semakin berat dan besar sebuah cobaan hidup, maka bersiaplah menerima kemudahan dan kenikmatan yang besar pula suatu saat nanti. Yakinlah bahwa sesudah kesulitan selalu diiringi dengan kemudahan, tidak ada yang abadi selama kita hidup di dunia ini.

    Saya yakin mas ahmad adalah orang yang senantiasa berfikir positif dalam segala hal dan senantiasa berusaha dan bertawakkal kepada Allah swt yang maha kaya dan penolong setiap hambanya yang sedang kesusahan. Dan saya yakin suatu saat mas ahmad akan memetik buah dari kesabaran yang mas jalani selama ini. Mas ahmad hendaknya senantiasa berusaha dan berdoa, senantiasa berfikir positif dalam segala hal maka mas ahmad akan cepat menuju kesuksesan. mas ahmad jangan pernah takluk terhadap kegagalan demi kegagalan karena semakin sering gagal maka mas ahmad semakin sering akan mendekati puncak kesuksesan yang akhirnya bisa membuat bangga orang tua mas ahmad. Jangan lupa senantiasa jujur dalam berusaha dan menghindari segala pekerjaan yang haram dan banyak menimbulkan mudharat daripada manfaat. karena hal tersebut akan berdampak kepada kehidupan mas ahmad selanjutnya.

    Ketika mas ahmad mendapat sumber pendapatan yang haram maka rezeki akan tidak berkah, hidup tidak tenang dan kehidupan mas lambat laun akan mengalami kehancuran. cari sumber rezeki yang halal dan berkah, dan bercita-citalah menjadi seorang muslim yang kaya raya, shaleh dan bermanfaat bagi sebanyak banyak manusia. insyaallah. Sukses untuk mas ahmad🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s