Sultan Muhammad Al Fatih dan Toleransi Kepada Kaum Nasrani

“Siapa pun tidak berhak mengganggu kaum Nasrani maupun gereja-gerejanya. Jika ada yang melarikan diri, baginya ada hak kebebasan dan jaminan keamanan, diperbolehkan untuk pulang dan diizinkan juga untuk tinggal di biara-biara atau di manapun selama itu masih merupakan wilayah kekuasaanku”

Sultan Muhammad Al Fatih saat menaklukkan Konstantinopel (1453 M)

*Sumber : Muhammad Al Fatih – Kisah Kontroversial Sang Penakluk Konstantinopel, Mustafa Armagan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: