Cyber Defense – Pusat Siber Nasional

10/10/2013, pk.08-12.30 diundang mewakili MIT Indonesia, Grand Design Cyber Defense FGD Standardisasi Keamanan Informasi Pertahanan Cyber Nasional. Mewujudkan pembangunan Kemampuan Nasional Cyber Defense Dengan Pembentukan Forum Bersama Pertahanan Cyber Nasional, diselenggarakan oleh Aptikom Aceh dan Kementerian Pertahanan RI, Tempat: Hermes Palace Hotel, Banda Aceh – Indonesia ‪#‎KedaulatanInformasi‬

Lowongan CPNS KPU Aceh 2010

Info Selengkapnya bisa dilihat di website :

JOBS.Aceh.net

Pusat Lowongan Kerja Terbesar dan Terlengkap di Aceh!

P E N G U M U M A N
Nomor : 01 /KPU-ACEH/X/2010
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ACEH
TAHUN ANGGARAN 2010

Komisi Pemilihan Umum yang bertugas sebagai Penyelenggara Pemilihan Umum membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia, pria dan wanita, berpendidikan Sarjana (S-1), Diploma III (D-III), untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditempatkan di Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, diumumkan sebagai berikut:

A. KUALIFIKASI PENDIDIKAN YANG DIBUTUHKAN:


Aceh on Ubuntu 10.4 Lucid Release Party


Narasumber : Pemerhati IT Aceh – Bpk.Iskandar Bakri (Tengah-Baju Merah) dari Aceh IT-center dan Tgk.Jamaika (Kanan-on Mic)

Banda Aceh – Tidak afdhol rasanya jika release terbaru nya ubuntu ngak diadakan yang namanya release party. Nah kali ini acara release party dikemas dalam bentuk seminar. dimana acara ini bekerjasa sama dengan komunitas ubuntu-id aceh, serta dukungan yang diberikan IT-Center yang telah menyediakan tempat sehingga acara dapat terlaksana. Release kali ini terasa berbeda dengan release biasanya dimana setiap peserta dikenakan biaya namun kali ini kegiatan release party dibuat secara gratis, dan jika peserta ingin memiliki CD lucid, sertifikat dan soft drink dikenakan biaya sebesar Rp 15.000,00 saja, sehingga acara dipenuhi para-para civitas akademik serta kalangan pendidikan lainya baik siswa maupun dosen yang ingin mengenal ubuntu serta mendalami aplikasi-aplikasi open source yang ditujukan untuk pengolahan grafik di ubuntu lucid lynx.


Moderator dalam acara release kali ini dari komunitas ubuntu-id Aceh, T Farhan Alian


Materi seminar disampaikan oleh Ahmad Haris mewakili ubuntu-id aceh dan juga Airputih reg.aceh


Jumlah peserta kurang lebih 100 orang…antusias 🙂


Panitia dari KPLI-Aceh acara sedang ngumpul dicafe IT-center

Support Aceh Go Open Soure 🙂

Sumber : KPLI Aceh News Room

Join UBUNTU ACEH

Visit Kuala Lumpur Part I

Waktu menunjukkan jam 11.00.Saat ini,saya sedang berada di ruang lobby Internasional Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Indonesia menunggu jadwal penerbangan saya ke Kuala Lumpur, Malaysia. Saya menggunakan pesawat Air Asia dengan jam keberangkatan pkl.12.45. Tiketnya sudah sebulan lalu saya beli dengan harga Rp.1 juta pulang pergi (PP). Ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan sebelum menunggu di ruang lobby :
1. Anda musti check in terlebih dahulu di dalam check in counter yang berada di dalam bandara.Persiapkan tiket anda.Anda juga bisa check in menggunakan handphone dengan layanan mobile check in Air Asia, alamat websitenya m.airasia.com,lalu pilih mobile check in dan masukkan kode booking anda. Anda dapat melalukan mobile check in 1 hari sebelum berangkat.
2. Sebelum masuk ke dalam ruang check in,anda harus melewati pengamanan dari pihak bandara, anda mesti menanggalkan tas bawaan anda,handphone dan kamera.Setelah check in di counter,anda dapat langsung membayar Air Port Tax,biasanya di dekat tangga sebelum naik ke ruang lobby. Anda dikenakan biaya Rp.100.000 untuk Airport Tax.
3.Setelah itu anda dapat menunggu di luar bandara atau langsung menuju ruang lobby.
4. Sebelum masuk ke ruang lobby anda harus melapor dulu ke bagian fiskal dan imigrasi. anda juga diperiksa terlebih dahulu oleh security bandara.Kali ini sedikit berbeda.Nada tidak diperbolehkan membawa minuman ke dalam pesawat.Jika anda membawa air mineral dalam kemasan,tutup botolnya akan diambil oleh pihak security.
5. Sekarang anda bisa menunggu di ruang lobby.

Tahap berikutnya, saya akan share kondisi di dalam pesawat dan setiba di bandara.

Memasarkan Wisata Aceh (Promosi di Dunia Maya)

Wed, Jun 16th 2010, 09:13
BEBERAPA waktu lalu, Aceh Green-UNDP dan Aceh IT Center menggagas program pelatihan bertajuk “Peumulia Jamee-Adat Geutanyoe”. Program ini bertujuan meningkatkan kapabilitas dan wawasan para pelaku wisata di Aceh seperti, aparatur pemerintah di Dinas Pariwisata Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang, operator lokasi wisata Aceh, Supir taksi, dan tukang becak.

Tukang becak dibekali materi tatakrama berhadapan dengan turis dan belajar bahasa Inggris dasar. Program yang berlangsung selama 3 hari ini diselenggarakan di Gedung Aceh IT Center (Garuda Theater). Dalam program ini saya juga ikut terlibat sebagai pemateri dengan topik “E-Marketing for Tourism”, bagaimana memasarkan pariwisata Aceh via internet. E-Marketing atau pemasaran menggunakan internet saat ini telah menjadi suatu keharusan dalam mempromosikan produk atau jasa yang ingin ditawarkan.

Setiap hari, pengguna internet semakin bertambah. Dari 6 Milyar penduduk dunia, ada 1,8 Milyar orang sehari-hari menggunakan internet. Di Indonesia sendiri, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, jumlah pengguna internet mencapai 30 Juta jiwa (www.internetworldstats.com), dengan pertumbuhan mencapai seribu persen. Lalu, apa pentingnya bagi dunia pariwisata Aceh. Industri Pariwisata adalah salah satu industri yang memberikan kontribusi yang besar bagi ekonomi dan mampu menyerap banyak tenaga kerja baru. Data terakhir menyebutkan, total penerimaan bagi industri pariwisata seluruh dunia mencapai US$ 1.1 trillion atau US$ 3 billion per hari. Amerika Serikat sebagai negara dengan penerimaan paling banyak dari industri pariwisata menerima US$ 94.5 Billion pada tahun 2009 (wikipedia.org). Kota yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan asing adalah Paris, disusul dengan Bangkok, Singapore dan Kuala Lumpur pada urutan 3,4 dan 6 mewakili Asia. 87 persen pengguna internet mencari sumber informasi mengenai informasi wisata sebelum memutuskan tempat wisata yang akan dikunjungi (Oxford internet Surveys, June 2009). Data ini menunjukkan, Asia masih menjadi tujuan wisata favorit para wisatawan asing. Dan semua kota tersebut menggandalkan E-Marketing sebagai salah satu ujung tombak strategi promosi pariwisata.

Pariwisata Aceh
Lantas, bagaimana dengan Aceh? Kita bersyukur, Aceh memiliki potensi wisata yang bahkan bisa dikatakan lebih baik diantara kota-kota lain di Asia bahkan Dunia. Terlebih, Aceh pascatsunami menjadi magnet bagi wisatawan asing yang penasaran ingin melihat objek-objek mengagumkan sisa-sisa peninggalan dahsyatnya tsunami. Hal ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dalam memeromosikan wisata Aceh lainnya, jangan sampai kita merasa cukup dengan berbangga hati dengan adanya peninggalan tsunami saja tanpa memperdulikan objek wisata Aceh lainnya yang harus turut dirawat dan dipelihara dengan baik. Cukup sudah, kita bicara potensi, potensi dan potensi, saatnya implementasi.

Visa On Arrival
Kita juga senang melihat perkembangan dunia pariwisata Aceh yang didukung oleh pemerintah kota dengan mencanangkan Visit Banda Aceh Year 2011, hal ini ditunjukkan dengan mulai diberlakukannya Visa On Arrival (VoA) sejak Selasa 8 Juni lalu. Dengan diberlakukannya VoA, maka warga asing yang datang dan masuk lewa SIM tidak perlu lagi menghubungi perwakilan Indonesia untuk memohon visa masuk ke Indonesia. Tapi, cukup menunjukkan paspor, visa langsung diberikan oleh petugas Imigrasi. Ini merupakan sebuah prestasi tersendiri karena Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) merupakan yang ketiga yang memberlakukan Voa setelah Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Ngurah Rai di Bali.

Kehadiran VoA ini perlu diiringi dengan persiapan matang fasilitas informasi wisata Aceh karena jika terjadi ledakan wisatawan yang berkunjung ke Aceh dan wisatawan kecewa karena kurangnya informasi yang tersedia bukan tidak mungkin wisatawan enggan berkunjung kembali ke Aceh. Upaya yang cukup baik telah dilakukan oleh pemerintah kota dengan dicetaknya peta objek wisata Banda Aceh terkini dan brosur-brosur seperti brosur kuliner yang disiapkan dengan tampilan yang menarik. Namun, saya cukup prihatin setelah melihat brosur wisata kuliner Aceh, karena alamat website yang tercantum di bawah logo Dinas Pariwisata Aceh adalah alamat website pemerintah kota Banda Aceh, http://www.bandaacehkota.go.id. Ini menunjukkan, pemerintah kota belum siap dalam mempromosikan wisata Aceh alias masih “cilet-cilet”. Bagaimana mungkin, website pemerintah yang biasa digunakan untuk tender melalui internet dan menyediakan informasi seputar kegiatan pemerintah kota dapat menginterprestasikan website pariwisata Aceh. Ini sebuah kelucuan dan terkesan pemerintah kota tidak professional. Website adalah pintu gerbang informasi wisatawan sebelum memutuskan pergi ke suatu tempat yang ingin mereka kunjungi. Even-even lokal yang diselenggarakan pemerintah seperti Festival Perahu, Wind Surfing, Pekan Kebudayaan Aceh seharusnya dipromosikan menggunakan internet agar wisatawan mendapat informasi event-event menarik yang diselenggarakan di Aceh.

Sinergi Sektor Lokal
Kita bersyukur, peran masyarakat dalam membantu peran pemerintah dalam memajukan pariwisata Aceh melalui internet sangat besar walau para sektor lokal ini tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Sebut saja, website Aceh.Net yang populer pada mesin pencari google.com dengan kata kunci “Aceh”, “Visit Aceh” dan “Aceh Tourism”, website ini dapat menginterprestasikan pusat informasi pariwisata Aceh karena contentnya yang lengkap dan berbahasa Inggris. Atau website TravelAceh.Com, satu-satunya blog yang turut mempromosikan pariwisata Aceh dan juga akrab dengan mesin pencari Google.com dengan kata kunci “Travel Aceh”, “Visit Aceh”. Dan masih banyak lagi sektor swasta (private sector) yang bergerak memajukan Aceh seperti Hotel Hermes Palace (hermespalacehotel.com), thepade.com, grandnanggroe.com, acehblogger.com, aceh-adventure.org, gunung-leuser-trek.net, acehtrip.com, acehtours.com, travelnurin.com, virtualaceh.com dan bahasaaceh.wordpress.com.

Seandainya ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun pariwisata Aceh, Insyallah pariwisata Aceh akan lebih cepat maju dan berkembang. Seperti halnya yang dilakukan oleh pemerintah New York dengan mengeluarkan dana sebesar US$20 Million kepada private sector yang bergerak mempromosikan wisata New York tetapi dampaknya pemerintah menerima US$10 Billion dari sektor swasta. Jadi, sesungguhnya tidak ada yang rugi jika kita mau bekerjasama memajukan Aceh dengan niat dan cara yang baik.

Bukankah, aparatur pemerintah kita sering berkunjung ke luar negeri dan bahkan terkadang dalam waktu yang lama. Seharusnya, pemerintah dapat mengambil pengalaman berharga dari negara-negara lain yang sudah sukses dengan industri pariwisatanya.

Cukup sudah kita bicara potensi, potensi dan potensi. Saatnya berbuat nyata untuk memajukan pariwisata Aceh dengan membuka akses ke seluruh dunia melalui internet, merawat dan memelihara objek wisata Aceh dan yang terpenting merangkul, menjalin sinergi dengan sektor swasta yang saat ini terus bergerak memajukan parawisata Aceh.

*  Penulis adalah Konsultan IT di Banda Aceh.

W3SCHOOLS.Com – Full Web Building Tutorials – ALL FREE!

THE LARGEST WEB DEVELOPER SITE ON THE NET
Full Web Building Tutorials – ALL FREE!

Banda Aceh – Menarik bukan….anda bisa langsung belajar menjadi seorang web developer live on the net bagai memiliki seorang guru pribadi. W3Shools menyediakan aplikasi interaktif sehingga anda bisa langsung praktek modul belajar. Canggih kan…yang pasti web ini sangat bermanfaat dan sesuai motonya situs tutorial web terbesar di Internet. Selamat Belajar 🙂

Ubuntu Muslim Edition > Linux Sabily 9.10 (Gaza) Release!

Alhamdulillah, Akhirnya yang dinanti-nati datang juga Ketika membuka web official Sabily saya dikejutkan dengan release Sabily 9.10 yang di beri nama GAZA ini merupakan bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang berada di Palestine.

Bagi teman-teman yang ingin download klik disini

Bagi teman-teman yang sudah terinstall ubuntu 9.10, untuk mengkonversi Ubuntu sabily 9.10, ikuti langkah berikut:

Buka jendela terminal (Aplikasi?Aksesori?Terminal), dan jalankan perintah berikut:

sudo aptitude update && sudo aptitude safe-upgrade

sudo aptitude dist-upgrade

sudo wget http://www.sabily.org/sources.list.d/`lsb_release -cs`.list –output-document=/etc/apt/sources.list.d/sabily.list; sudo apt-get -q update; sudo apt-get –yes -q –allow-unauthenticated install sabily-keyring; sudo apt-get -q update

Kemudian instal paket sabily:

Lanjutkan membaca “Ubuntu Muslim Edition > Linux Sabily 9.10 (Gaza) Release!”

Jadi Dosen di STMIK Ubudiyah, Banda Aceh

STMIK UBUDIYAH-T FARHAN

Banda Aceh – Alhamdulillah, tak terasa berperan sebagai dosen telah memasuki tahun kedua. Baru tau juga ternyata saya terdaftar di Dikti, lumayan…Menjadi tenaga pengajar di STMIK Ubudiyah, salah satu kampus IT di Banda Aceh ini cukup menantang karena mahasiswa/i sebagian besar berasal dari luar daerah dan umumnya masih awam terhadap dunia IT. Selain itu, tantangan lainnya adalah mengenai sistem honor yang diterapkan oleh pihak kampus yang menerapkan sistem pembayaran honor setiap 6 bulan sekali dengan honor Rp.17.500 per sks. Barangkali inilah kenapa putra-putri bangsa kita enggan menyebarkan ilmu di negerinya sendiri karena pertimbangan finansial yang sangat tidak memadai. Perhatian semua pihak dalam dunia pendidikan masih sangat minim, Pemerintah menomorwahidkan Ekonomi, Perusahaan menomorwahidkan Profit. Saya yakin negara-negara maju menomorsatukan pendidikan di atas segalanya. Selama negara belum memusatkan perhatian kepada dunia pendidikan, nyaris mustahil Indonesia bisa naik “grade” menjadi negara maju sejajar dengan Amerika,India,China,Jepang dan negara maju lainnya.

Saya yakin ada hikmah besar di balik perjuangan kecil kita dan jangan lupa, jalankan bisnis sekecil apapun. Jangan pernah takut gagal, karena semakin anda bijak menyikapi kegagalan semakin dekat anda dengan kesuksesan.

Salam sukses untuk guru Indonesia 🙂

ZUDO IT Learning Center – 1st Learning Center in Banda Aceh using Ubuntu

DSC01938Banda Aceh – Alhamdulillah, sejak awal bulan Agustus 2009, salah satu impian saya mendirikan sebuah pusat pembelajaran IT akhirnya terwujud. Namanya ZUDO IT Learning Center yang beralamat di Jalan lingkar kampus no.6 IAIN Ar Raniry, Darussalam-Banda Aceh. Nama Zudo asal kata dari Sudo, suatu kode pemograman di Linux yang apabila user menggunakan kode tersebut maka user dapat memiliki hak akses yang luas. Kemudian nama ZUDO diusulkan oleh Bang Sabri. Trims buat bang Sabri sebagai sebagai salah satu Investor IT Learning Center ini. Trims juga buat Haris dan Monalisa atas kerjasama dan menjadi salah satu investor juga.

Zudo IT Learning Center ini merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang jasa layanan training yang berhubungan dengan IT dan menyediakan pula layanan Internet dengan tarif yang belum pernah ada di Aceh sebelumnya dengan tarif 5000 rupiah pakai internet sepuasnya.

DSC01946

Fasilitas Zudo IT Learning center :

PC : 8 unit (Client)
Monitor : 8 unit LCD 17″ Widescreen Viewsonic
Sistem Operasi : Ubuntu Muslim Edition (SABILY 9.04)
Networking : Internet dengan Wireless Access Point pada setiap Client
Lanjutkan membaca “ZUDO IT Learning Center – 1st Learning Center in Banda Aceh using Ubuntu”

Interview by Pakistan Spectator-Candid Blog

interview-farhan-1

Banda Aceh – Saat mulai membuat sebuah blog berita dengan tema Gaza News, sebagai sebuah ungkapan kemarahan atas kebiadaban pembantaian yahudi Israel di Gaza, ternyata cukup mengundang sejumlah pembaca dari berbagai penjuru dunia. Sampai saat ini traffic nya juga lumayan, sekitar 2000-3000 per hari. Sampai akhirnya, sebuah blog candid dari Pakistan tertarik untuk mewawancarai sang pemilik blog. Untuk hasil interview, dapat dilihat di blog Pakistan Spectator. Sebuah pengalaman menarik ketika kita dapat saling berbagi dengan dunia global tanpa batas. Selamat berkarya untuk blogger yang lain. Berikut adalah hasil interviewnya :

Would you please tell us something about you and your site?

I am 26 years old, stay in Darussalam, Banda Aceh-Indonesia, a university-level instructor by profession and as a volunteer for open source community.
Lanjutkan membaca “Interview by Pakistan Spectator-Candid Blog”

Web Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

 

Photo by : @TeukuFarhan
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh – Photo by : @TeukuFarhan

Coba anda cari di Internet menggunakan Search Engine Google.co.id kemudian ketikkan Masjid Raya Baiturrahman, apa yang anda temukan. Ya, anda hanya akan menemukan beberapa website maupun blog yang merekam sosok Masjid paling megah di Aceh ini. Pertanyaannya, kemana website resmi Masjid Raya kebanggaan rakyat Aceh ini. Menurut sebuah sumber terdekat dan terpercaya, website Masjid Raya Baiturrahman sedang dalam proses pembuatan oleh sebuah perusahaan Telekomunikasi terkemuka di Indonesia (lho, masak website aja harus dibuat oleh perusahaan sebesar itu, ng salah alamat neh) namun sampai sekarang web site tersebut belum juga rampung. Sayang sekali, Masjid yang memiliki nilai sejarah yang menarik ini tidak memiliki website. By the way, jika diminta saya siap kerjasama untuk membuat website Masjid Raya Baiturrahman, masjid kebanggaan orang Aceh dan Asia Lanjutkan membaca “Web Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh”